penguat sinyal hp resmi

Penguat Sinyal HP Resmi vs Ilegal: Penjelasan Lengkap

Penguat Sinyal Resmi vs Ilegal – Di Indonesia, pemasangan alat dan jasa pemasangan penguat sinyal HP terdapat dua versi, legal dan ilegal, masih banyak masyarakat yang kehilangan sinyal, baik di perkotaan maupun pedesaan yang bingung memilih dan bagaimana cara membedakan penguat sinyal HP resmi dan ilegal.

Kali ini, kami akan meng-informasikan secara lengkap mengenai penguat sinyal HP resmi dan perbandingan dengan penguat sinyal HP ilegal.

1. Apa Itu Penguat Sinyal HP Resmi?

Penguat sinyal HP resmi adalah perangkat repeater atau booster yang telah mendapatkan izin dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan memiliki sertifikasi sesuai dengan standar teknis yang ditetapkan. Alat ini bekerja dengan menangkap sinyal dari BTS operator seluler, memperkuatnya, lalu menyebarkannya kembali ke area yang membutuhkan.

Ciri-ciri penguat sinyal HP resmi:

  • Tersertifikasi oleh Kominfo (memiliki nomor sertifikasi dan izin edar).
  • Bekerja sesuai dengan regulasi frekuensi tanpa mengganggu jaringan operator, penguat sinyal HP resmi hanya bisa menguatkan satu provider saja.
  • Dapat dikonfigurasi sesuai kebutuhan tanpa menyebabkan interferensi.
  • Garansi panjang untuk jasa pemasangan dan alat, karena terbuat dari bahan yang berkualitas dan sudah ter-sertifikasi

2. Apa Itu Penguat Sinyal HP Tidak Resmi?

Penguat sinyal HP tidak resmi adalah perangkat repeater atau booster yang tidak memiliki izin dari Kominfo dan beroperasi tanpa mengikuti standar teknis yang berlaku. Biasanya, alat ini dijual secara ilegal tanpa pengawasan dan dapat menimbulkan gangguan pada jaringan seluler.

Ciri-ciri penguat sinyal HP tidak resmi:

  • Tidak memiliki sertifikasi Kominfo.
  • Menggunakan frekuensi secara sembarangan dan berpotensi menyebabkan interferensi.
  • Tidak bisa dikontrol oleh operator sehingga bisa mengganggu sinyal di sekitarnya.

3. Perbedaan Penguat Sinyal HP Resmi vs Tidak Resmi

AspekPenguat Sinyal ResmiPenguat Sinyal Tidak Resmi
LegalitasTersertifikasi Kominfo, legal digunakanTidak memiliki izin, ilegal digunakan
InterferensiTidak mengganggu jaringan operatorBisa mengganggu jaringan seluler di sekitar
EfektivitasDirancang untuk meningkatkan sinyal dengan amanBisa memperkuat sinyal tetapi merusak jaringan
PenyetelanBisa dikontrol dan dikonfigurasiTidak bisa dikontrol oleh operator
KeamananAman dan tidak merusak perangkat lainBisa menyebabkan masalah pada jaringan telekomunikasi

4. Kelebihan & Kekurangan

Penguat Sinyal HP Resmi

Kelebihan:

  • Dijamin aman dan tidak menimbulkan gangguan.
  • Bisa digunakan tanpa takut terkena sanksi hukum.
  • Dipantau dan didukung oleh operator seluler.
  • Kualitas sinyal yang diperkuat lebih stabil.
  • Garansi panjang

Kekurangan:

  • Harga lebih mahal karena sesuai standar regulasi.
  • Perlu konfigurasi awal agar berfungsi optimal.
  • Hanya bisa menguatkan sinyal satu provider

Penguat Sinyal HP Tidak Resmi

Kelebihan:

  • Harga murah dan mudah ditemukan di pasaran.
  • Bisa langsung dipakai tanpa konfigurasi.
  • Bisa menguatkan lebih dari satu provider

Kekurangan:

  • Berpotensi merusak jaringan operator dan menyebabkan sinyal buruk bagi pengguna lain, bagi yang tidak mempunyai keahlian di bidang radio frequency
  • Bisa menyebabkan gangguan hukum, karena penggunaannya ilegal.
  • Sinyal tidak stabil dan sering menyebabkan masalah interferensi, jika di instalasi oleh orang awam

5. Konsekuensi Pemakaian Penguat Sinyal HP Tidak Resmi

  1. Gangguan Jaringan Seluler
    • Alat tidak resmi sering menyebabkan interferensi, mengganggu layanan operator, dan merugikan pengguna lain di sekitarnya.
    • Contoh kasus: Kominfo pernah menyita banyak penguat sinyal liar yang menyebabkan gangguan telekomunikasi di berbagai daerah.
  2. Sanksi Hukum
    • Berdasarkan Undang-Undang No. 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi, penggunaan alat komunikasi tanpa izin bisa dikenai denda hingga Rp2 miliar atau hukuman penjara 6 tahun.
  3. Pemblokiran dan Penyitaan Alat
    • Kominfo dan operator sering melakukan sweeping untuk mencari dan menindak pengguna alat penguat sinyal ilegal.
    • Kasus nyata: Di beberapa kota, banyak penguat sinyal ilegal yang telah disita dan dimatikan oleh petugas Kominfo.

6. Bukti Valid & Referensi

  • Kominfo & Regulasi
    • Penggunaan perangkat penguat sinyal harus sesuai dengan Peraturan Menteri Kominfo No. 1 Tahun 2019.
    • Kominfo telah melakukan banyak razia dan penyitaan alat booster ilegal.
  • Studi Kasus & Berita
    • Kasus penguat sinyal liar di Surabaya & Jakarta yang menyebabkan gangguan komunikasi massal dan akhirnya disita oleh Kominfo.
    • Banyak operator seluler (Telkomsel, XL, Indosat) yang melaporkan gangguan akibat booster tidak resmi.
  • Laporan Operator Seluler
    • Operator sering melaporkan penurunan kualitas layanan akibat booster ilegal.
    • Penggunaan alat resmi bisa dikonfigurasi agar tidak merusak jaringan.

Kesimpulan

Jika ingin meningkatkan sinyal HP dengan aman, gunakan penguat sinyal yang telah tersertifikasi Kominfo. Alat tidak resmi memang lebih murah, tetapi dapat menyebabkan gangguan besar dan berisiko terkena sanksi hukum. Untuk bisnis atau penggunaan pribadi, sebaiknya memilih produk resmi agar sinyal tetap kuat tanpa merugikan pihak lain.

Dan untuk pemasangan alat penguat sinyal HP agar memperoleh hasil yang maksimal, serahkan pada jasa instalasi penguat sinyal HP yang berpengalaman dan bersertifikasi, agar penguatan sinyal di spot yang diinginkan menjadi full bar.

Scroll to Top
Bantuan & Konsultasi